PENANGANAN TUNGGAKAN PINJAMAN BERMASALAH (Bagian 1)

Mekanisme perguliran SPP (Simpan Pinjam khusus Perempuan) di PNPM yang tidak mensyaratkan adanya jaminan pemanfaat ke UPK sangat rentan akan terjadinya penyimpangan dan tunggakan bermasalah. Akan tetapi sistem tersebut bukan tidak diketahui resikonya oleh perencana program karena tentu sudah direncanakan pula berbagai macam solusi dalam penanganan masalah yang muncul.

Penanganan masalah di desa Kalipucang

Mendatangi anggota kelompok bersama KPMD dan membuat kesepakatan pelunasan atau angsuran

Istilah yang dikenal di PNPM adalah ADR (Alternatif Despute Resolution). Metode ini lebih menekankan adanya partisipasi dari semua pelaksana program dalam penanganan masalah, tentunya tanpa mengesampingkan aspek hukumnya akan tetapi jalan melalui jalur hukum adalah sebagai langkah terakhir ketika permasalahan sudah tidak bisa lagi diselesaikan secara kekeluargaan.

Pada saat ini langkah yang dilakukan pertama oleh UPK adalah dengan mengidentifikasi permasalahan – permasalahan yang muncul di kelompok melalui pembinaan – pembinaan administrasi kelompok sehingga bisa mendeteksi sejak dini jika ada bibit – bibit permasalahan.

Ketika permasalahan sudah terjadi maka pertama adalah memberikan surat peringatan dan permberitahuan tertulis kepada kelompok tetang tunggakan yang masih tersisa.

Jika tidak ada respon baru kemudian dilakukan pendekatan kepada ketua kelompok dan menggali permasalahan atau kendala-kendala yang terjadi, kemudian melakukan konfirmasi pinjaman kepada kelompok.

Gambar

Melakukan penagihan langsung kepada anggota kelompok

Dari hasil konfirmasi tersebut bisa diketahui kemana saja uang di kelompok itu beredar, baru kemudian jika ternyata tunggakan terjadi pada anggota karena kurangnya kapasitas ketua kelompok dalam menagih anggota, maka UPK bersama Ketua kelompok dan KPMD atau TPM mendatangi masing-masing anggota kelompok tersebut untuk melakukan penagihan. Jika masih minta kelonggaran waktu maka dilakukan kesepakatan kapan anggota tersebut bisa melunasi atau mengangsur tunggakannya, atau jika bisa langsung melunasi langsung dilakukan penagihan pada saat itu juga. (Tutur, 2013)

One thought on “PENANGANAN TUNGGAKAN PINJAMAN BERMASALAH (Bagian 1)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s